Medan – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemenkomdigi) menegaskan komitmennya mendampingi pemerintah daerah dalam mempercepat transformasi digital yang efisien, aman, dan berdampak bagi masyarakat. Hal tersebut disampaikan Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kemenkomdigi, Aris Kurniawan, saat menjadi keynote speaker pada Forum Komdigi dalam rangkaian Rakernas APEKSI XVIII di Medan, Rabu (1/7/2026).
Dalam forum yang mengusung tema “Arah Kebijakan Nasional Komunikasi Digital dalam Mewujudkan Kota Tangguh dan Bangsa Berdaulat”, Aris menekankan pentingnya penguatan tata kelola dan manajemen Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), tidak hanya berfokus pada pengembangan aplikasi.
Kemenkomdigi mendorong prinsip “minim aplikasi kaya fungsi”, pemanfaatan Government Cloud yang lebih efisien, serta kolaborasi dalam Ekosistem Pusat Data Nasional (PDN) guna menghemat anggaran dan memperkuat integrasi data. Saat ini, PDN juga tengah diuji coba untuk mendukung penyaluran bantuan sosial berbasis data terintegrasi di 42 kabupaten/kota.
Selain itu, Kemenkomdigi mengembangkan infrastruktur digital nasional melalui Single Sign-On (SSO) dan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) guna mempercepat interoperabilitas layanan publik.
Menghadapi tantangan disrupsi digital dan maraknya hoaks, Aris mengajak Dinas Kominfo daerah menerapkan komunikasi publik berbasis data dan memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk memantau tren serta mempercepat respons terhadap isu publik.
Menurutnya, Forum Komdigi APEKSI menjadi wadah strategis bagi pemerintah kota untuk berbagi praktik terbaik, memperkuat kolaborasi, dan mendorong terwujudnya pemerintahan digital yang lebih efektif, terintegrasi, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Berita Lain
Kajian BRIDA-FISIP USU: Kemiskinan Jadi Pemicu Paling Konsisten Kriminalitas di Medan
PUD RPH Medan Punya Lahan 5 Hektare, Pendapatan Dinilai Belum Sehat
Medan – Prancis Jajaki Kerja Sama Pendidikan dan Kebudayaan