Medan — Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendukung pelaksanaan Pesta Seni Medan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda di sejumlah kecamatan melalui kegiatan seni dan kreatif.
Dukungan tersebut disampaikan Rico Waas saat menerima audiensi Konsorsium Seniman Medan di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Jumat (21/8/2026).
Koordinator Pesta Seni Medan Ojak Manalu menjelaskan, pelaksanaan Pesta Seni Medan ketiga akan menggunakan metode berbeda dengan melibatkan warga di sejumlah kecamatan yang memiliki bakat dan potensi di bidang seni.
“Kami ingin masuk ke masyarakat, bagaimana menggerakkan anak muda dalam kegiatan seni dan kreatif. Rencananya, kami melibatkan sekitar 10 titik di sejumlah kecamatan yang sudah memiliki kantong-kantong seni,” ujar Ojak.
Talenta dan karya yang ditemukan di 10 titik tersebut nantinya akan dikurasi untuk menentukan yang layak ditampilkan pada puncak Pesta Seni Medan yang dijadwalkan berlangsung pada 2-3 Oktober 2026 di Taman Budaya Medan. Kegiatan tersebut akan memanfaatkan ruang indoor maupun outdoor.
Menanggapi rencana tersebut, Rico Waas meminta pelaksanaan Pesta Seni Medan dirancang secara matang agar puncak kegiatan dapat berlangsung megah sekaligus memiliki pesan yang kuat kepada masyarakat.
“Saya setuju sekali, tapi betul-betul dirancang. Bikin turunannya apa kegiatan seni yang dilakukan, seni rupa, tari, musiknya apa, apakah jazz dan lain-lain. Dari situ baru kita bisa tahu apa yang dimasukkan,” ujar Rico.
Menurut Rico, setiap kecamatan memiliki kondisi dan fasilitas yang berbeda sehingga proses pembinaan dan seleksi harus dilakukan secara bertahap.
“Tidak semua kecamatan memiliki alat yang memadai. Harus melewati tahapan-tahapan. Tentunya ini harus dilakukan serius. Semoga berhasil dan menjadi pesta seni yang kuat agar pesannya bisa sampai kepada masyarakat,” katanya.

Berita Lain
IKA Etnomusikologi FIB USU 2026-2030 Dilantik
Revitalisasi Taman Budaya Medan, Rico Waas: Jangan Cuma Fisik, Harus Ada Inkubasi Seni
Kisah Letjen Djamin Ginting Difilmkan