Medan — Aroma bumbu tumis dan nasi goreng menyeruak di Taman Cadika Medan Johor, Minggu (23/8/2026). Suasana yang biasanya dipenuhi aktivitas olahraga itu berubah riuh saat jajaran Pemko Medan turun ke arena Lomba Memasak Nasi Goreng dalam rangkaian Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI. Bukan hanya para pimpinan perangkat daerah, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap ikut mengolah nasi goreng di tengah kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap berdiri di meja masing-masing, berhadapan dengan wajan, spatula, bumbu, dan bahan masakan. Gelak tawa pun pecah ketika para peserta mulai berjibaku dengan api dan bumbu. Bagi Zakiyuddin, lomba tersebut bahkan menjadi pengalaman yang tidak biasa karena untuk pertama kalinya ia memasak nasi goreng sendiri.
“Luar biasa. Pertama kali dalam hidup saya, saya masak nasi goreng,” ujar Zakiyuddin.
Keseruan tidak hanya datang dari dua pimpinan Kota Medan itu. Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi bersama para pimpinan perangkat daerah ikut meramaikan lomba. Di antaranya Kadis Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane.
Masing-masing peserta berusaha mengolah nasi goreng dengan kreasi terbaik. Ada yang bermain dengan bahan yang tidak biasa. Nanas, labu, dan beragam bahan lainnya ikut masuk ke dalam kreasi peserta. Setelah matang, nasi goreng kemudian ditata dan dihias sebelum disajikan di hadapan juri.
Dukungan rekan-rekan dan para pendukung masing-masing peserta membuat arena lomba semakin hidup. Tepuk tangan dan sorakan mengiringi peserta yang berusaha memastikan masakannya matang dengan rasa dan tampilan terbaik.
Bagi Rico Waas, keseruan memasak bersama jajaran Pemko Medan bukan sekadar persoalan siapa yang paling enak memasak. Ada pesan kebersamaan yang ingin dibangun melalui kegiatan tersebut.
“Yang penting adalah kita lihat tadi bapak-bapak semuanya yang masak. Bapak-bapak harus sering masak di rumah juga. Soalnya kita lihat kreasi bapak-bapaknya cantik-cantik, ada yang pakai nanas, ada yang pakai labu, macam-macam. Kreasinya juga bagus-bagus,” kata Rico Waas.
Menurut Rico Waas, Semarak Korpri Gebyar Kemerdekaan RI menjadi ruang bagi keluarga besar Pemko Medan untuk merasakan kemeriahan peringatan kemerdekaan secara bersama-sama.
“Kita harapkan bagaimana seluruh rekan-rekan Pemko kita dan keluarga benar-benar merasakan bagaimana semaraknya 17 Agustus, makin mencintai bangsa ini, makin mencintai kota ini, kompak, solid,” ungkapnya.
Rico Waas berharap semangat kebersamaan yang muncul melalui rangkaian kegiatan tersebut dapat terus tumbuh di lingkungan Pemko Medan. Peringatan kemerdekaan, menurutnya, tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga melalui kegiatan yang mendekatkan seluruh keluarga besar Pemko Medan.
“Mudah-mudahan tahun ini kita membuat acara 17 Agustus-an bersama ini menyemarakkan. Mudah-mudahan menjadi minggunya Dirgahayu kita,” pungkasnya.
Sementara itu, Zakiyuddin Harahap menilai lomba memasak tersebut memberi pengalaman berbeda bagi para pimpinan perangkat daerah. Ia berharap kegiatan serupa ke depan tidak hanya melibatkan pegawai, tetapi juga keluarga mereka.
Menurutnya, keterlibatan keluarga akan membuat hubungan antarpimpinan dan jajaran perangkat daerah semakin dekat. Mereka tidak hanya saling mengenal dalam urusan pekerjaan, tetapi juga membangun hubungan kekeluargaan yang lebih erat.

Berita Lain
Rico Waas Ikut LombaTarik Tambang
Rico Waas Warnai Nobar Final Piala Dunia dengan Kuis, Warga Antusias Rebut Hadiah
Mendiktisaintek Resmikan Universitas Satya Terra Bhinneka, Siap Jadi Pusat Pendidikan Multikultural di Sumut