Program Tebus ljazah Pemko Medan Targetkan 1.000 Siswa, 278 Sudah Terealisasi

Share BerkabarMedan

Medan – Persoalan biaya pendidikan membuat sebagian siswa yang telah dinyatakan lulus belum dapat membawa pulang ijazahnya. Pemko Medan merespons kondisi tersebut melalui Program Tebus Ijazah.

Program yang telah berjalan ini menargetkan 1.000 siswa penerima bantuan pada 2026. Hingga kini, 278 siswa dari keluarga tidak mampu telah menerima bantuan untuk menyelesaikan tunggakan biaya pendidikan yang membuat ijazah mereka masih tertahan.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Prayogi mengatakan bantuan diberikan berdasarkan data dan bukti tunggakan yang disampaikan pihak sekolah. Tunggakan yang dibayarkan mencakup SPP dan biaya pendidikan lainnya, dengan nilai bantuan maksimal Rp2,5 juta untuk setiap siswa.

“Pembayaran sesuai bukti tunggakan SPP dan biaya lainnya yang didata dari sekolah, senilai maksimal Rp2,5 juta per orang,” ujar Prayogi saat dikonfirmasi, Rabu (16/9/2026).

Bantuan diberikan kepada lulusan SD, SMP, dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) dari keluarga tidak mampu. Prayogi menambahkan, program masih berjalan sehingga jumlah penerima masih akan bertambah hingga mencapai target 1.000 siswa pada tahun ini.

Melalui program tersebut, Pemko Medan membantu menyelesaikan kewajiban administrasi pendidikan sehingga siswa dapat membawa pulang ijazah yang telah mereka peroleh. Ijazah itu selanjutnya dapat digunakan untuk melanjutkan pendidikan maupun keperluan lain setelah menyelesaikan sekolah.