BerkabarMedan – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap lintas wilayah yang terbawa angin ke Sumatera Utara. Penurunan kualitas udara di sejumlah titik Kota Medan menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
“Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” ucap Rico Waas, Rabu (14/10/2026).
Rico mengingatkan agar kondisi tersebut tidak dianggap sepele. Kabut asap dapat meningkatkan paparan polutan di udara, sehingga masyarakat perlu menyesuaikan aktivitas dengan kondisi lingkungan dan menghindari tindakan yang memperburuk pencemaran, seperti pembakaran sampah dan pembakaran terbuka lainnya.
Kepala DLH Kota Medan Melvi Marlabayana mengatakan pemantauan kualitas udara terus dilakukan menyusul sebaran kabut asap lintas wilayah yang dipengaruhi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kondisi cuaca, serta pergerakan angin di Pulau Sumatera.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Surya menyampaikan bahwa konsentrasi PM2.5 mencapai 116,3 mikrogram per meter kubik (µg/m³) pada Rabu (14/10/2026) pukul 10.00 WIB. Angka tersebut melampaui nilai ambang batas PM2.5 sebesar 55 µg/m³ sebagaimana tercantum dalam Lampiran VII Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021.
Surya menjelaskan, upaya mengurangi paparan polutan dapat dilakukan dengan membatasi kegiatan di luar ruangan, khususnya bagi kelompok rentan. Apabila harus beraktivitas di luar, penggunaan respirator N95 atau masker setara yang mampu menyaring partikel halus dapat membantu mengurangi paparan. Masyarakat juga perlu mencukupi kebutuhan air putih dan mengonsumsi makanan bergizi untuk menjaga kondisi tubuh.
Ia menambahkan, warga yang mengalami batuk, sesak napas, nyeri dada, mata perih, atau keluhan yang semakin memburuk sebaiknya segera mendatangi puskesmas maupun fasilitas kesehatan terdekat. Kabut asap juga dapat mengurangi jarak pandang dan meningkatkan risiko kecelakaan, sehingga pengendara perlu berhati-hati saat melintasi wilayah yang diselimuti asap.

Berita Lain
Rico Waas Minta Maaf atas Gangguan Lalu Lintas akibat Proyek Infrastruktur
Rico Waas Beri Penghargaan pada 6 Pos Kamling Unggulan se-Kota Medan
Operasi Patuh Toba 2026 Dimulai, Pengguna Ponsel hingga Pelawan Arus Jadi Sasaran